-->

Mahanila Store

Smart Service With Competitive Prices

Latest Posts
  • Cougar

    Cougar

  • Lions

    Lions

  • Snowalker

    Snowalker

  • Howling

    Howling

  • Sunbathing

    Sunbathing

Pasang Iklan Hubungi: SMS/PHONE: 0819-9109-9321 WA: 0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996 BBM: 5D40CF2D


DAFTAR PRODUK MAHANILA STORE


Silahkan Ketik Di Kotak SEARCH Diatas Untuk Mencari Dan Melihat Produk Anda Atau Klik Pada Image
KLIK DISINI UNTUK MELIHAT PRODUK MAHANILA STORE LAINNYA

Pasang Iklan Hubungi: SMS/PHONE: 0819-9109-9321 WA: 0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996 BBM: 5D40CF2D


Image Slider 2020

  • Cougar

    Cougar

  • Lions

    Lions

  • Snowalker

    Snowalker

  • Howling

    Howling

  • Sunbathing

    Sunbathing

Note Terimakasih Telah Berkunjung Ke Website Kami. Semoga Artikelnya Bermanfaat Buat Kita Semua. Salam Sejahtera...

Donate Via Paypal

DONATE VIA PAYPAL Bagi para sponsor/ dermawan/ donatur yang berkenan membantu memberikan donasi untuk pengembangan website ini https://slokagita.blogspot.com. Dapat menyalurkannya melalui paypal. Terimakasih banyak atas dukungan Anda.
Showing posts with label Srimad Bhagavatam. Show all posts
Showing posts with label Srimad Bhagavatam. Show all posts

Srimad Bhagavatam Skanda Satu Jilid 1


Harga Rp. 150.000 
StokTersedia
Deskripsi Produk Spesifikasi


KategoriBuku, Kitab Suci, Bhagavad-gita, Sri Srimad A.C. Bhaktivedanta Swami
Prabhupada, Mahabharata, Agama dan Kepercayaan, Best Seller, 
Spiritual, Sanskerta, India, Rohani, 
JudulSrimad Bhagavatam Skanda Satu Jilid 1
PenulisSri Srimad A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada
PenerbitBBT (Bhaktivedanta Book Trust) Indonesia.
Jumlah Bab/ Halaman18 Bab/ 915 halaman
Berat500 gram
Minimum Order1 buah
Ongkos KirimRp. 25.000 - Rp. 35.000
GaransiTidak Ada
Dikirim dariBatam
UkuranBesar
Desain CoverTebal
KodeSBL150
Dilihat1008 kali
HargaRp. 150000
DiskonRp.   -
Harga setelah Diskon Rp. 150000

Deskripsi :





 http://mahanilastore.blogspot.com

Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                       : 0819-9109-9321 (Mahanila)
WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

Untuk meanambah wawasan tentang kerohanian silahkan kunjungi kami di:

Sananata Dharma Indonesia
http://sanatanadharmaindonesia.blogspot.com

Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Gambar Produk Lainnya :










 http://mahanilastore.blogspot.com


Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                       : 0819-9109-9321 (Mahanila)
WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Srimad Bhagavatam Skanda 7 Jilid 1





Harga Rp. 110.000 
StokTersedia
Deskripsi Produk Spesifikasi


KategoriBuku, Kitab Suci, Bhagavad-gita, Sri Srimad A.C. Bhaktivedanta Swami
Prabhupada, Mahabharata, Agama dan Kepercayaan, Best Seller, 
Spiritual, Sanskerta, India, Rohani, Srimad Bhagavatam Skanda 7 Jilid 2
JudulSrimad Bhagavatam Skanda 7 Jilid 1
PenulisSri Srimad A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada
PenerbitBBT (Bhaktivedanta Book Trust) Indonesia.
Jumlah Bab/ Halaman384 halaman
Berat300 gram
Minimum Order1 buah
Ongkos KirimRp. 25.000 - Rp. 35.000
GaransiTidak Ada
Dikirim dariBatam
UkuranDimensi: (Panjang x lebar x tinggi) 19,5 x 13,5 x 3 cm
Desain CoverTebal
KodeSBS7J2-MS-001
Dilihat1008 kali
HargaRp. 110.000
DiskonRp.   -
Harga setelah Diskon Rp. 110.000

Deskripsi :



Srimad Bhagavatam Skanda 7 Jilid 1

SINOPSIS SINGKAT BAB 1

GAMBAR SATU:

Maharaja Yudhisthira menyelenggarakan upacara korban suci besar Rajasuya dan dihadiri oleh semua dewa yang agung, para brahmana dan resi-resi yang paling ahli, serta raja-raja dari berbagai penjuru dunia. Ketika semua hadirin terhormat dalam pertemuan itu mulai mempersembahkan pemujaan kepada Sri Krsna sebagai pribadi yang paling mulia, Raja Sisupala menjadi sangat marah. Sejak awal masa kanak-kanaknya, bahkan ketika ia belum fasih berkata-kata, Sisupala, putra penuh dosa dari Damaghosa, sudah mulai menghina Sri Krsna. Demikianlah, karena tidak tahan me-lihat penghormatan sedemikian besar diberikan kepada Krsna dan sifat-sifat Krsna dimuliakan, Sisupala tiba-tiba berdiri dan mulai melontarkan kata-kata kasar menghina Krsna. Semua raja yang hadir di sana menjadi sangat marah dan langsung menghunus pedang dan tameng mereka hendak membunuh Sisupala, tetapi ketika Krsna melihat bahwa nyaris terjadi keributan di arena ber-tuah korban suci Rajasuya, Krsna sendiri menenangkan mereka semua. Atas karunia-Nya yang tanpa sebab, Dia memutuskan un-tuk membunuh sendiri Sisupala. Ketika Sisupala mengejek raja-raja yang hendak menyerang dirinya, Krsna mengeluarkan senjata cakra-Nya, yang setajam pisau silet, dan langsung memenggal kepala Sisupala. Di hadapan semua pribadi mulia dalam pertemuan itu, jiwa Sisupala menyatu ke dalam badan rohani Tuhan Yang Maha-kuasa, Krsna. (hal. 27-32)

GAMBAR DUA:

Suatu ketika, empat putra Dewa Brahma yang bernama Sanaka, Sanandana, Sanatana dan Sanat-kumara datang ke Visnuloka setelah mengembara ke seluruh tiga dunia. Walaupun usia empat resi agung ini lebih tua daripada putra-putra Brahma lainnya, penampilan mereka layaknya anak kecil berusia lima atau enam tahun yang tidak berbusana. Setelah melewati enam gerbang Vai-kuntha Puri, tempat kediaman Tuhan, di gerbang ketujuh mereka berjumpa dua pribadi bercahaya, yang memegang gada dan terhias dengan perhiasan bernilai tinggi, anting-anting dan berlian. Ka-lungan bunga segar yang memikat lebah-lebah mabuk terpasang di leher dua penjaga gerbang itu, di sela-sela empat lengan biru mereka. Ketika Jaya dan Vijaya melihat para resi hendak memasuki Vaikunthaloka, kedua penjaga gerbang ini melarang mereka ma-suk, mengira mereka anak-anak biasa. Demikianlah Sanandana dan resi-resi lainnya, yang sesungguhnya adalah insan-insan yang sangat berkualifikasi karena telah menginsafi kebenaran tentang sang diri, menjadi sangat marah dan mengutuk Jaya dan Vijaya. "Kalian dua penjaga gerbang yang bodoh," ujar mereka. "Karena kesadaran kalian goyah oleh sifat nafsu dan kebodohan, kalian tidak pantas untuk tinggal di bawah naungan kaki-padma Tuhan, yang bebas dari sifat-sifat tersebut. Sudah sepantasnya bagi kalian segera pergi ke dunia material dan lahir di tengah keluarga kaum asura yang penuh dosa." (hal. 56-63)

GAMBAR TIGA:

Raja asura Hiranyakasipu ingin menjadi tak terkalahkan dan bebas dari menua dan merosotnya badan. la ingin meraih seluruh kesem-purnaan yoga seperti animd dan laghima, menjadi tidak bisa mati, dan menjadi satu-satunya raja di seluruh alam semesta, termasuk Brahmaloka. Di lembah Gunung Mandara, Hiranyakasipu mulai mempraktikkan pertapaannya dengan cara berdiri menjinjit de­ngan ibu jari kakinya, menjulurkan kedua lengannya ke atas dan kepala menengadah ke langit. Posisi tubuh seperti ini sangatlah sulit, tetapi ia melakukannya sebagai cara untuk mencapai kesem-purnaan. Dari rambut kepala Hiranyakasipu memancar cahaya panas yang seterang dan semenyilaukan cahaya matahari ketika alam mengalami peleburan. Pertapaan keras Hiranyakasipu menye-babkan api menyembur dari kepalanya, dan api beserta asapnya itu menyebar ke seluruh angkasa, menyelimuti planet-planet atas dan bawah, yang membuat semuanya menjadi sangat kepanasan. Kekuatan pertapaan kerasnya menyebabkan seluruh sungai dan lautan bergolak, dan permukaan bumi, beserta pegunungan dan pulau-pulaunya, mulai bergetar, Bintang-bintang dan planet-planet berjatuhan. Seluruh penjuru terkepung kobaran api.(hal. 157-160)

GAMBAR EMPAT:

Devva Brahma, yang berkendara seekor angsa, awalnya tidak mene-mukan keberadaan Hiranyakasipu, sebab badan Hiranyakasipu ditutupi oleh sarang semut dan rerumputan serta batang-batang bambu. Hiranyakasipu telah berada di sana selama kurun waktu yang sangat panjang, karena itu semut-semut telah menggerogoti kulit, lemak, daging dan darahnya. Kemudian Dewa Brahma dan para dewa menemukan dia, yang nampak bagaikan matahari ter-selimuti awan, menyebabkan hawa panas di seluruh dunia akibat pertapaannya. Takjub melihat pemandangan tersebut, Brahma tersenyum lalu menyapanya sebagai berikut. "Wahai putra Kas'yapa Muni, bangunlah! Aku sungguh takjub melihat daya tahanmu. Meskipun badanmu telah dimakan dan digerogoti oleh segala jenis cacing dan semut, engkau terus menjaga udara kehidupanmu me-ngalir di dalam tulang belulangmu. Ini tentu sangat menakjubkan. Siapa di ketiga dunia ini yang mampu mempertahankan nyawanya tanpa meminum air sama sekali selama seratus tahun surgawi? Wahai yang terbaik di kalangan para asura, karena alasan tersebut sekarang aku bersedia memberimu segala anugerah, sesuai dengan keinginanmu." Brahma, insan pertama di jagat raya ini, yang memi-liki kesaktian luar biasa, memercikkan air suci dari kamandalunya ke badan Hiranyakasipu, yang telah digerogoti oleh semut dan ra-yap. Hiranyakasipu bangkit, dengan badan yang utuh dan anggota badan yang kekuatannya mampu menahan sambaran petir. Dengan kekuatan fisik dan rona badan yang menyerupai emas cair, ia mun-cul dari dalam sarang semut sebagai seorang pemuda segar. (hal. 171-179)

GAMBAR LIMA:

Setelah menerima anugerah dari Dewa Brahma, Hiranyakasipu menaklukkan penguasa semua planet di ketiga dunia, merampas kekuatan dan pengaruh mereka. Kemudian ia mulai tinggal di istana yang paling mewah milik Indra, Raja surga. Istana itu sedemikian indahnya hingga seolah-olah dewi keberuntungan bagi seluruh alam semesta tinggal di sana. Dengan menduduki takhta Indra, Hiranyakasipu menindas penduduk semua planet.
Suatu ketika Hiranyakas'ipu mendudukkan putra belianya, Maharaja Prahlada, di pangkuannya lalu menanyakan apa yang telah sang anak pelajari dari guru-gurunya. Prahlada menjawab dengan mengutip filsafat mulia Vaisnava yang menguraikan bagai-mana seseorang mencapai kesempurnaan hidup dengan cara mengabdikan segalanya dalam pelayanan kepada Tuhan Yang Mahakuasa, Krsna. Setelah Maharaja Prahlada berbicara demi-kian, Hiranyakasipu, yang dibutakan oleh kemarahan, mendorong Prahlada dari pangkuannya hingga terlempar ke lantai. Dalam ke-adaan marah, matanya memerah bagaikan tembaga cair, Hiranya­kasipu berkata kepada abdi-abdinya: "Wahai para asura, bawa pergi anak ini! la pantas dibunuh. Bunuh dia sesegera mungkin!" (hal. 206-211, 290-328)

GAMBAR ENAM:

Setelah diperintahkan oleh Hiranyakasipu untuk membunuh Maharaja Prahlada, abdi-abdi Hiranyakasipu, para asura, mulai menusuk bagian lembut badan Prahlada dengan trisula mereka. Wajah para asura tersebut sangat mengerikan, giginya runcing dan berwarna kemerah-merahan, rambut dan janggut mereka ber-warna seperti tembaga, dan gelagat mereka sangat mengancam. Sambil berteriak-teriak, "Cincang dia! Tusuk dia!" mereka mulai menyerang Maharaja Prahlada, yang terduduk diam, memusatkan pikiran kepada Personalitas Tuhan Yang Maha Esa. Maharaja Prahlada adalah seorang penyembah yang agung, tak terganggu oleh keadaan-keadaan material dan khusyuk sepenuhnya memusat­kan pikiran dan melakukan pelayanan kepada Personalitas Tuhan Yang Maha Esa. Demikianlah, senjata paraasura tidak menimbul-kan efek apa pun terhadap Prahlada. (hal. 333-334)

GAMBAR TUJUH:

Ketika segala usaha para asura untuk membunuh Maharaja Prahlada terbukti sia-sia, raja kaum asura yang sangat menakutkan itu, Hiranyakasipu, mulai menyiapkan cara lain untuk membunuh Prahlada. Hiranyakasipu berpikir, "Kendati Prahlada baru berusia lima tahun, bahkan pada usia belia itu ia telah meninggalkan ja-linan hubungan kasih sayangnya dengan ayahnya dan ibunya. Prahlada sudah benar-benar tidak dapat dipercaya sebab ia telah menjadi penyembah Visnu, yang telah membunuh paman Prahlada sendiri, Hiranyaksa. Jika bagian badan seseorang terjangkit pe-nyakit yang dapat menulari bagian lainnya, bagian tersebut harus diamputasi agar keseluruhan badan dapat bertahan dengan baik. Demikian pula, putra kandung sendiri pun harus seseorang sing-kirkan jika sang putra bersikap menentang." Demikianlah Hiranya­kasipu menyusun rencana untuk membunuh Maharaja Prahlada. Ia mengira bahvva ia akan dapat membunuh putranya dengan cara melemparkan sang putra ke tengah-tengah kerumunan gajah untuk diinjak-injak, melemparnya ke tengah-tengah ular-ular besar yang menakutkan, menghadirkan sihir-sihir yang memati-kan, menjatuhkannya dari puncak bukit, menghadirkan ilusi, meracuninya, tidak memberinya makanan, menempatkan dia di tengah-tengah keadaan dingin, angin, api dan air yang esktrim, atau melempari dia dengan batu-batu besar untuk meremukkan badannya. Tetapi Maharaja Prahlada, yang sepenuhnya tanpa dosa itu, tidak dapat disakiti dengan cara apa pun. (hal. 329-332, 337)



Apakah Srimad-Bhagavatam atau Bhagavata Purana itu?

Srimad Bhagavatam dianggap koleksi teragung dari semua kebijaksanaan kuno. Bhagavatam ini berisi sejarah dari banyak inkarnasi dan kegiatan Krishna dan penyembah-Nya sepanjang zaman. Ini ditulis oleh penulis Veda, Srila Vyasadeva, sebagai komentar aslinya tentang Vedanta-sutra, esensi dari semua pengetahuan spiritual.

Srimad Bhagavatam-juga dikenal sebagai Bhagavat Purana, salah satu dari delapan belas Purana (sejarah kuno) dalam tradisi Veda. Berjumlah delapan belas ribu ayat disajikan dalam dua belas skanda, masing-masing berkaitan dengan aspek tertentu dari pengetahuan transendental. Tema utama yang berkelanjutan sepanjang Srimad Bhagavatam adalah ilmu dan praktek bhakti-yoga, pelayanan bhakti kepada Personalitas Teragung.
Veda berurusan dengan banyak mata pelajaran. Veda adalah buku dari peradaban yang sangat maju dan mencakup semua bagian-bagian pengetahuan. Di antara Veda-veda itu , Srimad Bhagavatam-(juga dikenal sebagai Bhagavata Purana) yang terkait secara eksklusif dengan mata pelajaran tentang Tuhan. Srimad berarti "indah" atau "mewah", dan Bhagavatam berarti "terkait dengan Tuhan." Oleh karena itu, Srimad Bhagavatam-dapat diterjemahkan sebagai "Kisah Indah Tuhan."

Srimad Bhagavatam-Menguraikan tentang Tuhan, hubungan kita dengan-Nya, dan proses untuk mewujudkan hubungan itu. Terdiri dari 18.000 sloka / ayat yang menyajikan penjelasan yang rinci tentang nama, bentuk, sifat, kepribadian, pemuja, kegiatan, tempat tinggal Tuhan, dan banyak lagi.


Dalam salah satu bab pembukaan, Penulis Sri Vyasadeva menjelaskan bahwa, yang menulis bagian dari literatur Veda dan dikompilasi sisanya, merasa puas dengan prestasinya. Di bawah perintah gurunya, ia kemudian memulai menulis Srimad Bhagavatam-, dianggap sebagai buah yang matang dari pohon Veda.



Srimad-Bhagavatam Skanda 7 Jilid 2 atau Bhagavata Purana


Kita harus mengetahui kebutuhan masyarakat manusia saat ini. Kebutuhan akan apakah itu? Masyarakat manusia tidak lagi dibatasi berdasarkan batas-batas geografis suatu negara. ataupun oleh kelompok bangsa tertentu. Masyarakat manusia dewasa ini lebih luas di-bandingkan saat Abad Pertengahan, dan kecenderungan dunia saat ini adalah menuju pada satu pemerintahan bersama. atau satu masya­rakat besar manusia. Adapun yang ideal dari suatu kebersamaan rohani, menurut Srimad-Bhagavatam, ialah didasarkan kurang lebih pada penyatuan seluruh masyarakat manusia, bahkan lebih daripada itu. penyatuan seluruh energi para makhluk hidup. Kebutuhan akan hal ini dirasakan oleh para pemikir besar untuk menjadikannya sebagai suatu ideologi yang sukses. Srimad-Bhagavatam akan memenuhi kebutuhan ini dalam masyarakat manusia. Karena itu, Srimad-Bhagavatam dimulai dengan mengangkat semboyan falsafah Vedanta (janmady asya yatah) untuk mewujudkan sesuatu yang ideal demi kepentingan bersama.

Sekarang ini masyarakat manusia tidak lagi berada dalam kebodohan yang suram. la telah menciptakan kemajuan pesat dalam bidang kenyamanan-kenyamanan material, pendidikan dan perkembangan ekonomi di seluruh dunia. Namun ada sesuatu yang mengganggu seakan ada yang menusuk-nusuk di dalam masyarakat sosial secara luas. dan karena itu terjadi berbagai perselisihan berskala besar. bahkan lantaran persoalan kecil saja. Ada kebutuhan akan sebuah petunjuk tentang bagaimana cara agar umat manusia bisa bersatu dalam keadaan damai. dalam persaudaraan dan kesejahteraan dengan satu kepentingan bersama. Srimad-Bhagavatam akan mengisi kebutuhan ini. sebab kitab ini merupakan sebuah sajian budaya untuk merohanikan kembali seluruh masyarakat manusia.
Srimad-Bhagavatam seyogianya  

diperkenalkan juga di sekolah-sekolah dan perguruan-perguruan tinggi, sebab hal itu dianjurkan oleh Maharaja Prahlada, seorang siswa agung dan pecinta-Tuhan dengan tujuan untuk mengubah wajah-wajah angker masyarakat .


GAMBAR SATU:

Ketika Hiranyakasipu, raja para asura, pergi ke Gunung Mandaracala untuk menjalani pertapaan keras, dalam ketidakhadirannya para dewa yang dimpimpin oleh Raja Indra melakukan upaya keras untuk menaklukkan semua asura dalam peperangan. Ketika pe-mimpin-pemimpin besar para asura melihat semangat bertempur para dewa yang begitu gigih dan belum pernah terlihat sebelurnnya, mereka mulai melarikan diri tercerai-berai ke segala penjuru, beberapa di antaranya terbunuh satu per satu. Mereka bergegas melarikan diri, meninggalkan rumah, istri, anak-anak, binatang peliharaan, dan perlengkapan rumah tangga, untuk menyelamat-kan nyawa mereka. Para dewa yang berjaya itu mengobrak-abrik istana Hiranyakasipu, Raja para asura, dan menghancurkan segala yang ada di sana. Kemudian Indra, Raja Surga, menahan ibu Maharaja Prahlada. Ketika ibu Maharaja Prahlada dibawa pergi dalam keadaan menangis ketakutan seperti burung kurarl ditang-kap burung nazar, pada saat yang bersamaan resi agung Narada melintas dan melihat keadaan ibuku. Narada Muni berkata: "Wahai Indra, Raja para dewa, wanita ini tentu saja tidak bersalah. Anda tidak boleh menyeret dia dengan kasar seperti itu. Wahai insan yang mujur, wanita suci ini adalah istri orang. Anda harus segera melepaskan dia." Raja Indra berkata: "Di dalam kandungan wanita istri asura Hiranyakasipu ini, terdapat benih asura perkasa itu. Karena itu, kami akan menjadikan dia sebagai tawanan sampai anaknya lahir, baru kemudian kami akan membebaskan dia." Narada Muni menjawab: "Anak di dalam kandungan wanita ini tidak bersalah dan tanpa dosa. Justru, ia adalah seorang penyembah agung, abdi perkasa Personalitas Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, Anda tidak akan bisa membunuhnya." (hal. 54-59)

Jumlah gambar berwarna: 8
Jumlah halaman romawi: 6
Jumlah halaman isi: 384

Dimensi: (Panjang x lebar x tinggi) 19,5 x 13,5 x 3

 http://mahanilastore.blogspot.com

Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                       : 0819-9109-9321 (Mahanila)
WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

Untuk meanambah wawasan tentang kerohanian silahkan kunjungi kami di:

Sananata Dharma Indonesia
http://sanatanadharmaindonesia.blogspot.com

Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Gambar Produk Lainnya :







 http://mahanilastore.blogspot.com


Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                       : 0819-9109-9321 (Mahanila)
WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Srimad Bhagavatam Skanda 6 Jilid 2





Harga Rp. 110.000 
StokTersedia
Deskripsi Produk Spesifikasi


KategoriBuku, Kitab Suci, Bhagavad-gita, Sri Srimad A.C. Bhaktivedanta Swami
Prabhupada, Mahabharata, Agama dan Kepercayaan, Best Seller, 
Spiritual, Sanskerta, India, Rohani, 
JudulSrimad Bhagavatam Skanda 6 Jilid 2
PenulisSri Srimad A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada
PenerbitBBT (Bhaktivedanta Book Trust) Indonesia.
Jumlah Bab/ Halaman-
Berat-
Minimum Order1 buah
Ongkos KirimRp. 25.000 - Rp. 35.000
GaransiTidak Ada
Dikirim dariBatam
UkuranBesar
Desain CoverTipis
KodeSBS6J2
Dilihat1008 kali
HargaRp. 110.000
DiskonRp.   -
Harga setelah Diskon Rp. 110.000

Deskripsi :



Srimad Bhagavatam Skanda 6 Jilid 2

GAMBAR SATU:

"Setelah Raja Indra melakukan tindakan penghinaan terhadap guru spiritualnya, Brhaspati, para raksasa memperlengkapi diri dengan senjata lalu menyatakan perang melawan para dewa. Sebagai akibat dari perilaku mereka yang tidak sepantasnya ter­hadap Brhaspati, kepala, paha dan lengan-lengan para dewa serta anggota badan mereka lainnya terluka oleh panah-panah tajam para raksasa. Para dewa, yang dipimpin oleh Indra, melihat tidak ada jalan lain selain segera menghadap kepada Dewa Brahma dengan kepala tertunduk memohon perlindungan dan petunjuk yang tepat. Ketika Dewa Brahma yang mahaperkasa melihat para dewa datang menghadap dirinya, dengan keadaan badan mereka penuh goresan luka akibat panah-panah para raksasa, beliau menenangkan mereka dan kemudian dengan belas kasihnya yang sangat besar beliau memberi mereka petunjuk-petunjuk. (hal. 47-49)

GAMBAR DUA:

Visvarupa, yang melayani para Dewa sebagai pendeta mereka. mengajari Raja Indra rentang perisai Narayana, yang akan memungkinkan Indra untuk menaklukkan pemimpin-pemimpin para raksasa. Setelah mengucapkan berbagai macam mantra, Visvarupa mulai mengucapkan dan doa perlindungan berikut ini kepada Sri Narayana. "Tuhan Yang Mahakuasa, yang duduk di atas punggung burung Garuda, menyentuh Garuda dengan kaki padma-Nva, memegang delapan senjata-kerang sangka, cakra, perisai. pedang, gada, panah, busur dan tali. Semoga Persnalitas Tuhan Maha Esa tersebut melindungi hamba sepanjang  waktu dengan delapan lengan-Nya. Dia mahaperkasa sebab Dia memiliki delapan kesaktian secara sempurna." Berikutnya la memanjatkan doa-doa kepada perbanyakan –perbanyakan pribadi Tuhan, kepada Tuhan Yang Mahakuasa Sri Krishna, dan kepada senjata-senjata Sri Narayana. Demikianlah la mengajari Raja Indra, bagaimana caranya berlindung kepada perisai gaib tersebut. (hai 76-107)

GAMBAR TIGA:

"Pasca terbunuhnya Visvarupa, ayahnya, Tvasta, menyelenggarakan upacara ritual untuk tujuan membunuh Indra dengan cara menghaturkan sesembahan ke dalam api korban suci. Kemudian, dari arah selatan api korban suci muncul sosok yang menakutkan tampak seperti sang penghancur seluruh ciptaan pada akhir zaman. Bagaikan panah yang dilepas ke empat penjuru, badan raksasa itu membesar, hari demi hari. Tinggi dan kehitam-hitaman, ia nampak bagaikan bukit yang terbakar dan berkilauan seterang kumpulan awan cerah pada petang hari. Rambut di badan raksasa itu dan jenggot serta kumisnya berwarna seperti tembaga cair, dan matanya menatap tajam bagaikan matahari pada tengah hari. la nampak tak terkalahkan, seolah-olah memegang ketiga dunia pada ujung-ujung trisulanya yang menyala-nyala. Menari-nari dan berteriak dengan suara yang keras, ia membuat seluruh permukaan bumi bergetar seolah-olah terjadi gempa. Begitu ia menguap berulang-kali, ia nampak seakan berusaha menelan seluruh langit dengan mulutnya, yang sedalam gua. Ia nampak seakan sedang menjilati semua bintang di langit dengan lidahnya dan memangsa seluruh alam semesta dengan gigi-giginya yang panjang dan tajam. Begitu melihat raksasa yang besar ini, semua orang berlari tunggang langgang ke segala penjuru karena ketakutan." (hal. 126-129)

GAMBAR EMPAT:

Curahan berbagai senjata dan panah yang dilepaskan untuk mem-bunuh prajurit-prajurit para dewa tidak sampai mencapai mereka sebab para dewa bertindak cepat memotong senjata-senjata itu menjadi ribuan keping di angkasa. Ketika senjata dan mantra mereka menipis, para asura mulai menjatuhkan bongkahan puncak-puncak gunung, pepohonan dan batu-batuan ke arah pasukan para dewa, namun para dewa begitu perkasa dan tangkas sehingga mereka menangkis semua senjata tersebut dengan cara memecahkannya berkeping-keping di angkasa seperti sebelumnya. Ketika pasukan para asura, yang dipimpin oleh Vrtrasura, melihat bahwa pasukan Raja Indra baik-baik saja, tak terlukai sedikit pun oleh serbuan senjata, dan bahkan juga oleh serbuan pepohonan, batu-batuan dan puncak-puncak gunung, para asura pun menjadi sangat ketakutan. Mereka meninggalkan pemimpin mereka bahkan pada awal-awal pertempuran, dimana mereka memutuskan untuk melarikan diri karena segala keberanian mereka telah dicuri oleh musuh. (hal. 217-220)

GAMBAR LIMA:

"Ketika para dewa mendengar teriakan Vrtrasura yang menggelegar, yang terdengar bagaikan suara auman seekor singa, mereka tak sadarkan diri dan terjatuh ke tanah seolah dihantam halilintar. Ketika para dewa menutup mata mereka karena ketakutan, Vrtrasura, dengan mengangkat trisulanya dan membuat bumi bergetar dengan kekuatannya yang besar, menginjak-injak para dewa di kakinya di medan pertempuran sebagaimana seekor gajah gila menginjak-injak bambu-bambu di tengah hutan. Melihat perilaku Vrtrasura, Indra, Raja surga, tidak dapat lagi membiarkan Vrtrasura lalu melerriparkan ke arah Vrtrasura salah satu gada hebatnya, yang sangat sulit diatasi. Akan tetapi, ketika gada itu melayang ke arah Vrtrasura, dengan mudahnya ia menangkap gada itu dengan tangan kirinya. Vrtrasura yang perkasa, musuh Raja Indra, dengan penuh kemarahan menghantam kepala gajah Indra dengan gada itu, menciptakan suara menggelegar di medan pertempuran. Setelah dihantam dengan gada oleh Vrtrasura bagaikan gunung yang dihantam halilintar, gajah Airavata, karena merasakan sakit yang amat sangat dan memuntahkan darah dari mulutnya yang terluka, terdorong mundur sejauh tiga belas meter. Dalam keadaan kesakitan, gajah itu tersungkur, sementara Indra berada di atas punggung gajah itu. (hal. 232-235)

GAMBAR ENAM:

"Serelah Indra memotong kedua lengannya, Vrtrasura, yang bercucuran darah, mengambil vvujud mahabesar yang membuat bahkan gunung-gunung sekalipun herguncang dan ia mulai menghantam permukaan bumi dengan kakinya, la datang mendekati Indra lalu menelan dia bersama Airavata, tunggangan Indra, bagaikan seekor ular piton besar menelan seekor gajah. Perisai Narayana melindungi Raja Indra, dan dengan petirnya ia menembus perut Vrtrasura dan menerobos keluar. Indra, pembunuh Raksasa Bala, kemudian langsung memenggal kepala Vrtrasura, yang tingginya sama dengan puncak gunung. Pada saat itu, percikan kehidupan keluar dari badan Vrtrasura dan pulang kembali kepada Tuhan. Sambil semua dewa memandangi, la memasuki dunia spiritual untuk menjadi rekan Sri Satikarsana." (hal. 287-293)

GAMBAR TUJUH:

"Setelah membunuh brahmana Vrtrasura, Raja Indra mengalami penderitaan disebabkan oleh tindakan berdosa itu. Indra melihat kepribadian reaksi dosa yang terus mengejar dirinya, nampak seperti seorang wanita candala, atau wanita dari golongan yang paling rendah. Wanita itu nampak tua renta, dan semua anggota badannya gemetaran. Karena ia terjangkit penyakit tuberkulosis, badan dan pakaiannya berlumuran darah. Sambil menghembuskan napas yang berbau amis yang mencemari udara di seluruh jalan itu, ia berseru kepada Indra, 'Tunggu! Tunggu!' Pertama-tama Indra melarikan diri ke angkasa, namun di sana pun dia melihat wanita kepribadian dosa itu mengejarnya. Wanita penyihir ini mengikuti dia ke mana pun dia pergi. Akhirnya dengan gerakan yang sangat cepat ia pergi ke arah timur laut lain masuk ke dalam Danau Manasa-sarovara. (hal. 309-311)

 http://mahanilastore.blogspot.com

Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                       : 0819-9109-9321 (Mahanila)
WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

Untuk meanambah wawasan tentang kerohanian silahkan kunjungi kami di:

Sananata Dharma Indonesia
http://sanatanadharmaindonesia.blogspot.com

Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Gambar Produk Lainnya :








 http://mahanilastore.blogspot.com


Mau Beli Buku Bhagavad-gita, Srimad-bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, dll?
Senin - Minggu - Hari Libur | 08.00 - 21.00 WIB | http://mahanilastore.blogspot.com
0812-7740-3909 dan 0819-9108-4996

SMS/PHONE  : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
                       : 0819-9109-9321 (Mahanila)
WhatsApp     : 0812-7740-3909 (Mahanila) dan 0819-9108-4996 (Susanti)
BBM               : 5D40CF2D dan D5E8718B

Menjual buku-buku rohani Srimad Bhagavad-gita, Srimad Bhagavatam, Sri Caitanya Caritamrta, Lautan Manisnya Rasa Bhakti, Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Purana, Kue Kering, Dupa, Aksesoris, Kartal, Mrdanga, Saree, Air Gangga, Dipa, Kurta, Dhotti, Kipas Cemara, Kipas Bulu Merak, Poster, Japamala, Kantong Japa, Gelang, Kantimala, Rok Gopi, Choli, Blues, Pin, Bros, Kaos, Desain Website dan Database Microsoft Access, Logo, Neon Box, Safety Sign dll.

Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Poster Alam Semesta (47 x 77 cm)

Harga Rp.50.000 
StokTersedia
Deskripsi
Product Details
Poster Alam Semesta  (47cm x 77 cm)

"Dewasa ini, dari sekian banyak keinginan manusia, keinginan yang mereka kembangkan adalah keinginan untuk bertamasia ke planet-planet yang lain. Ini pun merupakan hal yang wajar, sebab manusia mempunyai hak untuk berpergian ke mana-mana sebagai hak asasinya, baik di angkasa dunia ini maupun di angkasa rohani. Bertualang seperti itu sungguh menarik hati dan menyenangkan sebab angkasa-angkasa ini penuh dengan bermacam-macam planet dengan aneka ragam sifat yang tidak terhitung jumlahnya, dan di planet-planet tersebut ada berbagai jenis makhluk hidup." Pengantar Cara Mudah Mencapai Planet Lain oleh Srila Prabhupada

Poster ini memberikan gambaran kepada kita mengenai keberadaan alam rohani dan alam material beserta planet-planet yang berisi di dalamnya. Disertai juga beberapa sloka Brahma Samhita yaitu pujian Dewa Brahma kepada Krishna di awal penciptaan yang bisa menjadi informasi penting bagi kita mengenai alam semesta ini.

Silahkan Transfer Ke Nomor Rekening berikut ini atas nama: I Wayan Mesra Ariyawan

Bank BCA                :  326-152-144-8                
Bank MANDIRI       :  109-001-372-1907          
Bank BTN                :  0018-8015-0011-3096-5  
Bank BNI TAPLUS :  030-409-2817                  
Bank BRI                 :  7347-0101-7594-536      




















Untuk Pemesanan Hubungi:

Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)
http://mahanilastore.blogspot.com

 SMS/PHONE/HP/WA: 

 0812-7740-3909 
 0812-7740-3909 
 0819-9109-9321
 0819-9108-4996  
BBM: 5D40CF2D dan D5E8718B


Kami Siap Melayani Anda
Gambar Produk Lainnya :






Daftar Artikel

Bhagavad-gita Per Sloka

Expand + | - Collapse

image image image Mahanila
image image image Mahanila
image image image Mahanila
Mahanila

Bhagavad-gita Menurut Aslinya

Buku Bhagavad-gita ini hendaknya dibaca secara rutin setiap hari khususnya di malam hari. Di pagi hari kita hendaknya membaca buku Srimad Bhagavatam. Untuk pemesanan, silahkan hubungi kami di HP/WA: 081277403909. Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Mahanila

Ajaran Abadi Upadesamrita

Buku ini sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang baru memulai mempelajari ajaran tentang Bhakti Yoga. Ajaran yang sangat penting dari Rupa Goswami ini selalu menjadi pedoman penting. Untuk pemesanan, silahkan hubungi kami di HP/WA: 081277403909. Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Mahanila

Krishna Personalitas Tuhan Yang Maha Esa

Buku ini dalam satu set, terdiri dari 5 buku (5 jilid). Buku ini sangat baik untuk dibaca dan akan menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang siapa sebenarnya Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Untuk pemesanan, silahkan hubungi kami di HP/WA: 081277403909. Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Mahanila

Srimad Bhagavatam

Buku Srimad Bahagavatam ini sepenuhnya rohani yang mencertikan tentang Lila Tuhan (Kegiatan Rohani/ Permainan Illahi). Buku ini hendaknya dibaca secara rutin setiap hari khususnya di pagi hari. Buku ini sangat direkomendasikan untuk memilikinya. Untuk pemesanan, silahkan hubungi kami di HP/WA: 081277403909.

Mahanila

Gita Mahamatya

Buku ini mencertikatan dialog antara Dewa Shiva dan Devi Parvati tentang kemulian Tuhan Yang Maha Esa. Dijelaskan pula tentang manfaat mengucapkan Nama Suci Tuhan pada jaman kaliyuga sekarang ini. Untuk pemesanan hubungi kami di HP/WA: 081277403909. Terimakasih Atas Kunjungan Anda.

Link Favorit

Visit Sanatana Dharma Indonesia

TEMUKAN TOKO KAMI DI :


Temukan Kami FACEBOOK SHOPCART Temukan Kami di TWITTER SHOPCART Temukan Kami di INSTAGRAM SHOPCART Temukan Kami di BUKALAPAK SHOPCART Temukan Kami di TOKOPEDIA SHOPCART
KIRIM KE REKENING KAMI MAHANILA STORE

♠TESTIMONIAL TOKO KAMI:♠


♥ LIHAT TESTIMONIAL LAINNYA ♥

♣JASA EKSPEDISI PENGIRIMAN:♣


Jasa Pengiriman JNE SHOPCART Jasa Pengiriman TIKI SHOPCART Jasa Pengiriman POS INDONESIA SHOPCART Jasa Pengiriman FEDEX SHOPCART Jasa Pengiriman DHL SHOPCART
Selamat Datang di Website Toko Online kami. Mahanila Store adalah Toko Online segala macam produk HARIAN ANDA untuk Bisnis Jual-Beli Online, Buku, Pakaian, Makanan, Minuman, Elektronik, Rumah, Mobil, Motor, Spare Parts, Kerajinan, Kaos, Souvenir, Cinderamata, Vitamin, Nutrisi, Body Care dan Obat-obatan Herbal. Dapatkan Produk-produk Anda di Mahanila Store khusus untuk Anda sekarang juga..!
Cara Belanja di TOKO KAMI

Temukan Toko Kami disini:
Temukan Kami di KASKUS tokospot Temukan Kami di OLX tokospot Temukan Kami di LAZADA tokospot Temukan Kami di SHOPEE tokospot Temukan Kami di BLIBLI tokospot
Copyright © 2017. Premium Blogger or Blogspot Template | MahanilaTemplate - All Rights Reserved
Copyright © 2017. Mahanila Store (Sahabat Belanja Anda)-Mahanila Enginering Group.- All Rights Reserved.
Bouncing ball Bouncing ball Bouncing ball

Visit Sanatana Dharma Indonesia at http://sanatanadharmaindonesia.blogspot.com

MAHANILA STORE


Bhagavad-gita Menurut Aslinya
Srimad Bhagavatam
Cakadola Cakadola Mahanila Store Mahanila Shop Cakadola Cakadola Cakadola Mahanila Store Mahanila Shop Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Mahanila Store Mahanila Shop Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola
Cakadola Cakadola Mahanila Store Mahanila Shop Cakadola Cakadola Cakadola Mahanila Store Mahanila Shop Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Mahanila Store Mahanila Shop Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola
Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola Cakadola